Cara Menurunkan Gula Darah

Cukup banyak orang bahkan sampai pada jutaan penduduk Amerika menghadapai masalahnya seorang sendiri yaitu saat mereka harus bergelut dengan penyakit diabetes. Alasannya saat Anda menderita diabetes, penyakit yang berhubungan dengan kadar gula darah dan kegagalan insulin pada orang-orang dnegan berat badan berlebih.

Menderita diabetes berarti mendiami dunia kecil yang berisi proses-proses penuaan. Pada orang-orang dengan kontrol penyakit diabetes yang buruk, serangkaian penyakit-penyakit degeneratif seperti penyakit arteri, penyakit jantung, kehilangan gigi prematur dan masih banyak lagi terjadi lebih awal dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.

Penyakit diabetes dapat berkembang karena kondisi tersebut memberikan keuntungan pada penderitanya. Kadar gula darah yang tinggi diduga dapat melindungi sel-sel dan jaringan-jaringan tubuh dari pembentukan kristal-kristal es di dalam sel dan jaringan tersebut (gula adalah senyawa antibeku alami) maksudnya, diabetes akan mencegah penderitanya mati kedinginan.

Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi, baik disebabkan kurangnya produksi insulin oleh pankreas maupun karena otot, lemak, hati dan sel-sel lain menolak kehadiran insulin tidak mengizinkan insulin mengirimkan glukosa pada mereka. Diabetes tipe 1 terjadi karena organ pankreas tidak dapat menghasilkan insulin akibat kesalahan rekasi autoimun pada sel-sel penghasil insulin. Tipe ini umumnya diderita oleh anak-anak walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi pada orang dewasa. Penderita diabetes tipe 1 harus mendapatkan suntikan insulin sebagai pengganti insulin yang tidak dapat diproduksi oleh pankreas. Sementara itu, diabetes tipe 2 (banyak diderita orang dewasa dan menjadi fokus) lebih umum terjadi, diderita oleh dari 22 juta penduduk Amerika dan diperkirakan angka tersebut akan bertambaha dua kali lipat pada tahun 2025. Tipe ini berkembang saat sel-sel tubuh menolak kehadiran insulin, sehingga menjadikan glukosa berkeliaran dalam sirkulasi darah alih-alih digunakan sebagai bahan bakar oleh sel-sel Anda.

Bagi sebagian besar orang, diri mereka adalah pemegang kendali yang menentukan tingkat keprahan selanjutnya dari penyakit diabetes tipe 2 yang mereka derita. Cara mengatasinya, mulailah menurunkan berat badan untuk mengubah respons tubuh terhadap insulin dan membasmi glikosilasi dengan segera.

Petunjuk-petunjuk berikut ini akan berguna secara khusus untuk mencapai tujuan menurunkan kadar gula darah:

1. Memonitor gaya hidup

Hal paling penting yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko diabetes adalah menjaga pinggang tetap ramping, berolahraga (30 menit setiap hari) dan memantau tekanan darah. Tekanan darah tinggi dapat memperparah efek-efek diabetes melalui penuaan arteri, baik tekanan darah tinggi maupun kadar gula darah tinggi menyebabkan goresan atau lubang pada dinding arteri dapat memicu proses inflamasi yang desktruktif serta akhirnya aterioklerosis.

2. Penelitian menunjukkan ginseng, kayu manis dan teh dapat meningkatkan penerimaan insulin, sehingga menurunkan risiko penuaan karena diabetes. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu senyawa yang terkandung dalam berry ginseng (bukan bagian akar) dan setengah sendok teh kayu manis dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

Apabila Anda penderita diabetes, jangan patah semangat. Sedikit penurunan berat badan akan menurunkan kadar gula darah mendekati angka normal. Menjaga kadar gula darah dan A1c (suatu tes yang akan menunjukkan kadar gula darah rata-rata dalam kurun waktu tiga bulan) di rentang normal merupakan hal terpenting yang perlu Anda lakukan. Diet, olahraga dan pengobatan dapat dikombinasikan untuk menjaga kadar glukosa dan A1c tetap berada di rentnag normal.

3. Minum kopi. Hasil riset menunjukkan bahwa kopi akan mengurangi resistensi insuli dan menghambat perkembangan penyakit diabetes hingga 25%. Tetapi hati-hati dengan gula: menambahkan gula ke dalam kopi atau teh tidak mendatangkan keuntungan apapun kecuali meningkatkan risiko kanker pankreas. Peningkatan risiko kanker paknkreas berkaitan dengan penambah gula ke dalam makanan sehari-hari. Menurut hasil penelitian, mereka yang gemar minum sirup dua kali sehari bahkan lebih, menghadapi risiko kanker pankreas 90% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah meminumnya.

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Menurunkan Gula Darah Diabetes

Tingginya kadar gula darah merupakan masalah utama pada diabetes. Riset membuktikan bahwa serat memiliki efek kuat terhadap pengendalian gula darah. Penderita-penderita diabetes yang mengonsumsi total serat 50 gram sehari sama dengan 7-8 porsi buah dan sayuran aliasf diet tinggi serat mempunyai kadar gula darah lebih rendah dan lebih stabil dairpada penderita-penderita diabetes yang mengonsumsi diet moderat serat. Diet tinggi serat juga menurunkan kadar kolesterol total darah sekitar 7%.

Bagaimana mekanisme tepatnya konsumsi makanan tinggi serat dapat memperbaiki pengendalian gula darah, belum jelas. Namun, hal tersebut diduga disebabkan oleh serat larut jenis gum dan pektin yang dapat memperlambat pengosongan lambung dan bahkan memperlambat atau menurunkan penyerapan gula darah.

Pemeriksaan darah untuk mengukur kadar gula darah dianjurkan dilakukan setiap tahun bagi mereka yang berusia di atas 45 tahun. Lebih awal lagi bagi wanita dengan faktor risiko tinggi, misalnya yang memiliki riwayat kelurga penderita diabetes dan pengidap kelebihan berat badan.

Untuk memeriksa kadar gula darah paling baik adalah di pagi hari. Saat ketiak kadar glukosa berada pada tingkat tertinggi. Pada sebuah studi dengan 13.000 responsden dewasa ditemukan fakta bahwa pada pemeriksaan siang hari, dokter akan mengalami kesalahan dalam diagnosa, karena menemukan kadar gula darah yang lebih rendah daripada yang sebenarnya. Karena hal tersebut, dokter bisa gagal menurunkan kadar gula darah pasiennya.

Dengan harus puasa selama 12 jam sebelum pengambilan darah, pemeriksaan pada pagi hari adalah saat yang paling tepat untuk mengetahui kondisi diabetes yang sebenarnya.

Jangan melakukan tes ini ketika sakit atua stres, karena kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara berlebihan. Hindari juga olahraga berat sehari sebelumnya, karena dapat menurunkan angka pengukurannya untuk sementara. Pengerahan tenaga fisik yang berat akan membakar lebih banyak glukosa untuk energi. Anda boleh berolahraga di treadmill selama 20 menit, tetapi jangan olahraga lari lebih dari 30-45 menit.

Pada orang yang normal, glukosa tidak ada dalam urine. Jika diabetes terkendali, glukosa juga tak terdeteksi pada urine. Pengujian darah selain menggunakan lembar uji, juga dibutuhkan suatu alat pengukur khusus yang bisa membaca perubahan warna pada lembar uji tersebut dan mencatat secara tepat tingkat kadar glukosa dalam darah. Ini memungkinkan sang pasien untuk mengetahui apakah gula darah masih dalam jangkauan normal atau tidak.

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Menurunkan Hiperglikemia dan Hipoglikemia

Bila anda mengalami gejala awal hiperglikemia,pastikan untuk menguji berapa gula darah anda. Jika terjad kenaikan kadar gula segera minum lebih banyak air.Air membantu menghilangkan kelebihan glukosa dari urin anda dan menghindari dehidrasi.Olahraga juga akan membantu menurunkan gula darah.

Cara Menurunkan Hiperglikemia dan Hipoglikemia anda sering mengalami hiperglikemia,ubahlah kebiasaan makan anda. Anda mungkin perlu bertemu dengan ahli gizi untuk mengubah jumlah dan jenis makanan yang anda makan. Tetapi jangan membuat penyesuaian dalam Obat Diabetes anda tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter.

Untuk hipoglikemia akut,diperlukan penanganan medis secepatnya dengan memberikan sumber gula mudah diserap.Soda,jus,air gula dan jenisnya adalah pilihan yang baik.Secara umum,15 gram glukosa adalah dosis yang diberikan, diikuti dengan penilaian gejala dan pemeriksaan gula darah jika mungkin.

Jika setelah 10 menit tidak ada perbaikan, 10-15 gram lagi harus diberikan.Hal ini dapat diulang sampai tiga kali.Pada titik itu,pasien harus dianggep tidak menanggapi terapi dan harus segera dibawa ke rumah sakit.

Cara Menurunkan Hiperglikemia dan Hipoglikemia Jika Hipoglikemik telah berkembang ke titik dimana pasien tidak dapat menelan apapun melalui mulut,langkah-langkah lebih drastis akan dibutuhkan.Dalam banyak kasus, anggota keluarga atau temen sekamar dapat dilatih dalam penggunaan glukagon .Glukagon memicu glukosa dari hati dengan cepat.Ini adalah suntikan yang diberikan instramuskuler kepada pasien yang tidak dapat mengambil glukosa melalui mulut.Respon biasanya terlihta pada menit pertama yang berlangsung selama sekitar 90 menit. Jika glukagon tidak tersedia dan pasien tidak mampu mengambil apapun melalui mulut,segera ke rumah sakit.

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengendalikan Gula Darah

Bagi kebanyakan penderita diabetes, meningkatnya gula darah sesudah makan sering dianggap suatu hal yang lumrah, sekalipun angkanya menembus batas normal yakni 140 mg/dL. Namun, pada tahun 2007 International Diabetes Federation (IDF) mengeluarkan satu rekomendasi bagi penyandang diabetes yang menekankan pentingnya menjaga gula darah sesudah makan. Karena tingginya gula darah sesudah makan, dilaporkan berkaitan erat dengan komplikasi penyakit jantung koroner. Penyakit jantung diketahui merupakan penyebab kematian bagi para penderita diabetes.

Pada orang normal, kondisi gula darah telah diatur sedemikian rupa oleh tubuh, sehingga jika gula darah meningkat sesudah makan, maka akan dilepas hormon insulin untuk menurunkannya. Gula darah yang naik sesudah makan pada orang normal, tidak akan melebihi 140 mg/dL dan akan turun dalam 2 jamsesudahnya karena di metabolisme oleh tubuh.

Namun pada penderita diabetes, kontrol tubuh terhadap kenaikan gula darah sangat buruk. Setelah makan, gula darah yang naik akan tetap bertahan tinggi dalam jangka waktu yang agak lama, hal ini dikarenakan tubuh tidak cukup memiliki hormon insulin yang bertugas menurunkan gula darah, atau mungkin tidak ada insulin sama sekali yang di produksi oleh pankreas.

Cara mengendalikan gula darah sesudah makan adalah dengan :

  1. Gaya hidup
    Akivitas fisik mengatur pola makan dan menjaga berat badan merupakan elemen penting dalam manajemen diabetes yang efektif. Aktivitas fisik berguna dalam memperbaiki kerja insulin dan menurunkan gula darah, terutama sesudah makan. Memakan makanan yang sehat diet rendah lemak dan tinggi serat akan memabntu menurunkan tingkat gula darah sesudah makan dan memperbaiki nilai koletserol dan tekanan darah. Menurunkan berat badan juga membantu pasien untuk meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap kerja insulin.
  2. Obat-obatan
    Terdapat banyak macam obat yang secara spesifik bekerja menurunkan gula darah sesudah makan, antara lain golongan penghambat alpha-glucosinade, golongan glinid, insulin kerja cepat, insulin reguler, exenatide, penghambat DPP-4 dan analog amylin. Namun demikian, tetap fokus utama dokter adalah mengarahkan pasien agar menjaga gaya hidup sehat.
Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengontrol Gula Darah

Sering merasa lapar dan haus, frekuensi buang air kecil meningkat atau berat badan menurun secara cepat disertai peningkatan kadar gula darah diatas normal (hiperglikemia) adalah gejala khas Diabetes Mellitus (kencing manis/ sakit gula). Gejala penyakit diabetes  lainnya adalah sering kesemutan, badan terasa lemah, serta pandangan kabur.

Diabetes Mellitus merupakan gangguan kesehatan dimana kadar glukosa (gula darah) seseorang berada diatas normal karena tubuh tidak mampu mengubah glukosa menjadi energi. Pada penderita diabetes mellitus, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel karena pankreas menghasilkan sedikit atau tidak menghasilkan insulin sama sekali sehingga sel akan kekurangan bahan bakar untuk membuat energi.

Kadar gula darah normal dapat diketahui melalui 2 kondisi, (1) kondisi puasa: 76-110 mg/dl dan kondisi 2 jam setelah makan:110-145 mg/dl. Diabetes sering terjadi tanpa disadari yang umumnya disebabkan oleh faktor genetik, menurunnya kualitas dan kuantitas hormon insulin, gaya hidup yang tidak sehat, serta kegemukan (50-90% penderita diabetes mengalami kelebihan berat badan).

Pola makan masyarakat Indonesia yang cenderung menambahkan gula pada makanan dan minuman serta tingginya konsumsi karbohidrat (nasi, mie, roti) mengakibatkan meningkatnya angka penderita diabetes setiap tahunnya. Akibat resiko komplikasi penyakit jantung, ginjal, kebutaan dan impotensi juga meningkat.

 

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Cepat Menurunkan Gula Darah

Sebagian besar masyakarat Indonesia sangat menyukai dan mengemari makanan manis selain makanan pedas. Makanan manis dan pedas merupakan kombinasi makanan yang sangat digemari oleh banyak orang. Namun sebenarnya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung gula akan menuai masalah pada gangguan kesehatan tubuh seperti diabetes atau penyakit gula yang kapan saja bisa menyerang secara tiba-tiba.

Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengkonsumsi makanan dengan rendah gula tanpa menghilangkan selera makan, mislanya dengan menggunakan gula rendah kalori atau mengurangi takaran gula dalam makanan atau minuman. Bagi mereka yang memiliki resiko terhadap penyakit gula atau memang memiliki penyakit demikian, maka disarankan untuk melakukan diet rendah gula dengan cara mudah yakni dengan membuat jus dari buah segar tanpa menggunakan gula sedikit pun. Buatlah jus kombinasi dari buah apel dan anggur, dengan cara membuang kulit dan biji, lalu diblender dengan tambahan sedikit air hingga halus, kemudian saring untuk mendapatkan saripati dari kombinasi jus buah tersebut untuk mendapatkan rasa manis alami.

Saripati dari kombinasi buah tersebut dapat dicampurkan dalam jenis makanan atau minuman sebagai pengganti gula yang dapat digunakan berulang kali, saripati buah tersebut tidak akan menghilangkan rasa asli dari makanan atau minuman.

Jus kombinasi dari kedua buah tersebut juga dapat digunakan sebagai selai manis untuk kue yang langsung dimakan. Untuk tetap memelihara rasa manis alami ini simpan saripati buah tersebut di dalam lemari pendingin agar terjaga kesegaran dan warna yang tidak cepat berubah.

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Makanan Untuk Menurunkan Gula Darah

Mengatur asupan makanan dari makanan yang banyak mengandung gula serta membatasi atau mengurangi asupan gula merupakan langkah terbaik untuk melindungi kesehatan tubuh dari penyakit gula setidaknya menurunkan resiko lebih rendah dari penyakit gula.

Pada dasaranya penderita penyakit gula atau diabetes dapat mengkonsumsi berbagai jenis makanan seperti layaknya orang yang tidak memiliki penyakit gula, namun hal yang harus ditekankan adalah membatasi jumlah asupan makanan yang mengandung gula, lemak dan makanan yang mungkin mengandung garam tinggi.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi bagi penderita diabetes atau yang memiliki penyakit gula untuk menurunkan kadar gula darah yang berlebih dan tetap menjaga kondisi tubuh tetap sehat, antara lain :

1. Labu pahit (Karela)

Jika salah satu anggota keluarga ada yang menderita diabetes, tak ada salahnya untuk mengkonsumsi labu pahit ini yang dapat diolah menjadi sayuran yang memiliki manfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah berlebih dari dalam tubuh.

Hal yang harus dihindari adalah jangan mengkonsumsi obat penurun gula darah pada saat mencoba mengkonsumsi labu pahit ini karena akan membuat gula darah turun secara cepat.

2. Gandum

Cobalah untuk mengganti beberapa produk makanan anda dengan produk makanan yang berasal dari gandum. Gandum mengandung banyak vitamin essensial, mineral dan serat alami. Gandum juga mengandung karbohidrat sederhana yang kompleks yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi bagi energi tubuh dan mengendalikan gula darah tetap dalam batas normal.

3. Apel

Buah apel merupakan buah yang menyegarkan banyak mengandung serat, air serta mengandung pektin tinggi yang dapat mebantu tubuh untuk menurunkan insulin. Pada sebuah studi di tahun 2005 menyimpulkan bahwa dengan mengkonsumsi 1 apel dalam sehari dapat menurunkan gula darah sebanyak 28 % terutama pada mereka yang memiliki diabetes tipe 2 dibanding dengan mereka yang tdak makan apel sama sekali.

4. Kacang

Konsumsi makanan jenis kacang-kacangan dapat membantu tubuh untuk memyeimbangkan gula darah ditambah apabila dikonsumsi usai makan karena kacang memiliki sifat sebagai serat yang mudah larut dalam dan diserap oleh sistem pencernaan dan jantung. Terutama bagi mereka yang memiliki resistensi insulin, hipoglikemia atau diabetes ringan.

5. Kayu manis

Kayu manis yang termasuk dalam bahan pelengkap dari bumbu masakan atau yang biasa digunakan untuk tambahan aroma dalam sebuah jenis makanan. Kayu manis memiliki senyawa aktif methylhydroxy-chalcone polimer (MHCP) yang meniru efek insulin, dan bekerjasama dengan insulin dalam sel.

6. Ikan

Ikan merupakan jenis makanana yang sangat baik dan patut untuk dikonsumsi setiap harinya kandungan utama dari ikan yang sangat bermanfaat adalah omega 3 yang didalamnya mengandung lemak sehat yang membantu mengurangi resiko dari penyakit jantung, stroke (kelemahan pada otak), mengurangi peradangan dan meningkatkan resistensi insulin terhadap penyakit gula atau diabetes. Jenis ikan yang baik untuk dikonsumsi adalah ikan tuna dan ikan salmon.

7. Cabai

Hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Australia yang diterbitkan dalam sebuah Journal of Clinical Nutrition, menyebutkan bahwa menyertakan cabai dalam menu diet setiap hari akan membantu menurunkan gula darah seusai makan. Selain itu, cabai juga mengandung antioksidan, vitamin C dan karotenoid yang dapat membantu meningkatkan regulasi insulin.

8. Fenugreek

Fenugreek, selain mengandung banyak serat yang sangat penting bagi penderita diabetes, dapat menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah.

9. Brokoli

Brokoli yang termasuk dalam sayuran hijau yang segar dan kaya manfaat merupakan sumber terbaik dari kromium dan mineral yang membantu mengendalikan insulin dan gula darah dalam tubuh. Brokoli akan lebih enak dan lebih kaya manfaat apabila dimakan mentah atau direbus setengah matang.

10. Bawang putih

Bawang putih memiliki senyawa aktif seperti alil propil disulfida (APDS) dan diallyldisul-phide oksida (allicin). Apabila dikombinasikan dengan flavonoid maka akan memainkan peran penting dalam menurunkan kadar glukosa. Allicin dapat digabungan dengan vitamin B1 (tiamin) untuk merangsang pankreas melepaskan insulin.

11. Kedelai

Kedelai sedikit mengadung pati namun diperkaya dengan serat dan protein yang cukup tinggi yang memberi manfaat menurunkan ekskresi urine pada meraka yang menderita diabetes.

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Tips Menurunkan Gula Darah

Jika anda berusia diatas 45 tahun atau lebih muda dibawah 45 tahun akan tetap memiliki resiko terhadap serangan penyakit gula darah atau diabetes mellitus. Faktor keturunan juga memainkan peranan terhadap penurunan suatu penyakit, contoh ayah memiliki diabetes maka anak memiliki resiko 6 kali lebih besar terserang diabetes yang lebih fatal dari sang ayah.

Umumnya penderita diabetes yang paling banyak melanda masyarakat Indonesia adalah diabetes mellitus tipe 2. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) jumlah penderita diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia meningkat 3 kali lipat dalam kurun waktu 10 tahun dan pada tahun 2010 lalu mencapai hingga 21,3 juta jiwa, dibandingkan di tahun 2000 jumlah penderita diabetes tipe 2 ini hanya mencapai 8,4 juta jiwa.

Penyakit diabetes atau yang lebih dikenal dengan istilah penyakit gula memiliki kaitan yang cukup erat dengan resistensi atau kemampuan hormon insulin yang memiliki peranan penting pada kadar gula darah yang masuk kedalam tubuh.

Kadar gula darah yang masuk di dalam tubuh dikendalikan oleh hormon insulin dan leptin, namun insulin sering kali menemui kendala seperti gangguan pada sekresi insulin dari sel-sel beta pankreas, yang mengakibatkan ketidakmampuan tubuh dalam merespon insulin dengan baik, sehingga pankreas bekerja lebih cepat dan keras untuk menghasilkan insulin lebih banyak lagi, namun sayangnya jaringan tubuh seperti otot dan sel-sel lemak tidak mampu merespon insulin yang ada.

Diabetes yang ditandai kadar gula darah berada diatas batas normal dan terus-menerus meningkat yang pada akhirnya akan menimbulkan faktor resiko yang sangat fatal pada komplikasi gangguan kesehatan yang semakin serius dan harus selalu diwaspadai.

Setelah membaca sekilas penjelasan diatas, untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh mudah saja, awal dari upaya yang harus dilakukan adalah mengendalikan asupan makanan yang banyak mengandung gula atau pemanis buatan baik dari jenis makanan maupun minuman.

Berikut ini ada beberapa tips sederhana dalam mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh, diantaranya adalah :

1. Banyak melakukan olahraga atau latihan fisik

Olahraga yang berlebihan pasti bukan membuat tubuh semakin sehat dan kuat, justru membuat tubuh semakin lemah kehilangan banyak energi. Latihan fisik bukan hanya melakukan suatu rutinitas sehari-hari. Latihan atau olahraga fisik lebih ditekankan pada olahraga yang nyata seperti joging, bersepeda, aerobik atau latihan fisik lainnya yang sesuai dengan kemampuan tubuh dan usia. Lakukanlah latihan fisik minimal 30 menit per session 2-3 kali seminggu.

Latihan atau olahraga fisik yang ringan namun rutin dilakukan baik untuk menurunkan kadar gula darah yang berlebih yang bersarang pada tubuh dan mampu membakar 500 kkal per minggu dengan 6 % pencapaian dalam menurunkan resiko dalam perkembangan diabetes. Latihan atau olahraga fisik ini baik pula dilakukan pada mereka yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.

2. Penuhi kebutuhan serat pada makanan

Makanan yang diperkaya kandungan serat dapat mengurangi resiko diabetes, makanan yang mengandung tinggi serat dapat membantu mengawasi kadar gula dalam darah, tak hanya itu dapat pula menjaga organ jantung dan resiko serangan jantung atau gagal jantung. Makanan yang mengandung banyak serat juga sangat baik bagi mereka yang memiliki kelebihan berat atau kegemukan, karena umumnya penderita diabetes atau penyakit gula menyerang pada mereka yang memiliki berat badan berlebih diatas berat badan ideal. Jenis makanan yang mengandung serat seperti agar-agar, buah-buahan, sayuran hijau, biji-bijian, kacang-kacangan dan umbi-umbian. Salah satu jenis makanan yang mengandung serat tinggi adalah bekatul yang diperkaya oleh vitamin B15 yang sangat dibutuhkan tubuh.

3. Konsumsi makanan yang berasal dari kacang-kacangan atau biji-bijian

Pada sebuah studi yang dilakukan pada lebih dari 83.000 wanita yang memiliki penyakit gula atau diabetes, dengan pemberian atau konsumsi makanan yang berasal dari kacang-kacangan atau biji-bijian mmapu menurunkan reiko terhadap serangan diabetes yang fatal, taka hanya itu jenis makanan yang berasal dari kacang-kacangan atau biji-bijian memberi efek perlindungan terhadap perkembangan diabetes atau kadar gula yang semakin meningkat. Dengan mengkonsumsi lebih dari 5 porsi kecil tiap 1 ons kacang per minggu menurunkan resiko terkena diabetes dibandingkan wanita yang tidak mengkonsumsi kacang sama sekali.

4. Menurunkan berat badan

Hampir sekitar 80 % mereka yang menderita diabetes pada seseorang yang memiliki obesitas atau kegemukan, karena di dalam tubuhnya banyak mengandung lemak, kalori dan kadar gula yang tinggi diatas normal. Menurunkan berat badan hingga memiliki berat badan ideal merupakan cara efektif yang dapat dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah berkembangnya diabetes atau kadar gula yang semakin meningkat.

Denagn menurunkan berat badan secara sehat hingga memiliki berat badan ideal dapat menurunkan 16-60 % mengurangi resiko diabetes. Namun hal ini memang cukup sulit dilakukan namun dengan mengatur dan menerapakan pola hidup yang sehat dan seimbang dimulai dari pola makan, gaya hidup dan olahraga serta melakukan diete sehat rendah kalori tentunya hal ini mudah dilakukan.

5. Konsumsi susu rendah lemak

Mengkonsumsi susu rendah lemak mungkin hanya dialamatkan pada mereka yang memiliki obesitas, semakin sering mengkonsumsi susu rendah lemak semakin rendah resiko dari kepemilikan kadar gula yang berlebih dalam darah. Dengan mengkonsumsi 35 gelas dalam kurun waktu seminggu jauh lebih baik dan tetap menjaga gula darah dalam tubuh tetap normal dibandingkan dengan mereka yang hanya mengkonsumsi susu rendah lemak sebanyak 10 gelas dalam waktu seminggu. Namun sayangnya hal ini tidak berlaku pada mereka yang memiliki kadar gula darah berlebih atau diabetes pada mereka yang memiliki tubuh yang ramping.

6. Mengurangi asupan lemak yang berasal dari lemak hewani

Dari hasil penelitian yang dilakukan lebih dari 42.000 orang, dengan mengurangi asupan lemak yang berasal dari sumber lemak hewani seperti diet tinggi daging merah, daging olahan, produk susu tinggi lemak, dan permen. Jenis makanan tersebut dapat meningkatkan jumlah gula, lemak dan kalori dalam tubuh.

7. Kurangi atau mengurangi konsumsi gula

Ketika melakukan suatu pemeriksaan atau cek gula darah dan terdiagnosis memiliki penyakit gula atau diabetes dan memiliki kadar gula berlebih dalam darah, pastinya dokter menyarankan untuk mengurangi atau membatasi gula pada menu makanan atau minuman anda sehari-hari.

Gula memiliki hubungan erat pada penyakit gula atau diabetes dan obesitas. Seringnya mengkonsumsi makanan dan minuman yang banyak mengandung gula dapat meningkatkan berat badan. Mereka yang sering mengkonsumsi minuman yang mengandung gula 1 atau lebih setiap harinya memiliki resiko 2 kali lipat terserang diabetes dibandingkan dengan mereka yang hanya mengkonsumsi sedikit gula dan diimbangi dengan makanan dan minuman bergizi yang rendah gula serta pola hidup yang baik.

8. Berhenti merokok

Rokok tidak hanya menyumbangkan banyak penyakit, namun rokok juga dapat merusak jaringan tubuh dan meningkatkan perkembangan penyakit gula atau diabetes dan gangguan kesehatan lainnya. Merokok lebih dari 20 batang sehari dapat memacu resiko pada diabetes lebih dari 3 kali dari mereka yang tidak merokok sama sekali. Hal ini beralasan karena rokok dapat merusak kerja dari hormon insulin dalam mengatur kadar gula darah.

9. Menghindari lemak jenuh

Banyak produk olahan makanan siap saji yang menggunakan minyak yang sudah terhidrogenasi yang tidak kita ketahui, minyak yang masuk ke dalam tubuh tidak hanya dapat meningkatkan pembentukan lemak jenuh yang mengakibatkan kolesterol atau penyakit jantung. Lemak yang masuk ke dalam pembuluh darah dan menganggu aliran darah akan semakin memperburuk keadaan pada penderita diabetes.

Posted in Menurunkan Gula Darah | Tagged , , , , , , | Leave a comment